Berbagai perusahaan sudah menerapkan assessment
Menurut American Psychological Association (APA), assessment adalah serangkaian alat atau tools untuk meniliti tingkah laku seseorang. Tools dalam meneliti tersebut baik dalam bentuk interview atau sebuah tes. Setelah itu, penilai akan melakukan evaluasi atau penilaian terhadap informasi yang terkumpul saat assessment karyawan.
Macam-macam Assessment Test Karyawan
Banyak variasi jenis assessment karyawan yang dapat membantu HC atau perusahaan dalam menilai potensi karyawan perusahaan.
Adapun jenis atau model assessment macam-macamnya antara lain:
1. Tes Simulasi atau Latihan (Simulation Test or Exercise)
Tujuan Tes simulasi ini adalah untuk bisa mencatat perilaku karyawan melalui proses Analisa observasi. Terus, catatan tersebut akan dimasukkan ke dalam kategori model kompetensi standar untuk memahami potensi yang karyawan tersebut miliki.
2. Tes Wawancara (Interview Test)
Dianta tes yang paling sering orang dilakukan adalah Tes wawancara. Manfaat tes wawancara adalah untuk mengetahui bagaimana cara pola pikir karyawan dan bagaimana cara pandang karyawan dalam menjawab pertanyaan.
Untuk menilai kompetensi seseorang Wawancara diperlukan desain khusus sesuai dengan yang telah ditetapkan. Tes wawancara juga seringkali menggunakan Pilihan diri (self preference) untuk manganalisa sikap karyawan disaat menghadapi sebuah situasi dan kondisi.
3. Tes Psikometri (Psychometry Test)
Dalam Tes ini difokuskan untuk menilai tiga area kognitif seseorang, yaitu tentang penalaran abstraksi, angka, dan verbal. Materi tes psikometri ini dapat ditemukan di tes IQ atau tes akademik. Fokus tujuannya adalah untuk menilai tentang cara berpikir logis karyawan.
4. Bermain Peran (Role Playing)
Bermain peran atau role playing ini menguji karyawan Anda dengan sebuah situasi yang harus ia hadapi atau merefleksikan suatu peran, Cukup mirip dengan wawancara, . Umpamanya adalah bernegosiasi dalam transaksi jual beli.
5. Pemaparan (Presentasi)
Tes Pemaparan, penyajian atau presentasi akan membuktikan pola komunikasi karyawan. Kita bisa mengamati bagaimana cara mereka dalam meyakinkan dan menyampaikan kepada orang lain mengenai gagasan yang ia miliki.
Nah itulah contoh-contoh penilaian pekerja yang dapat kita gunakan dalam menilai pekeja untuk penilanan kinerja dan penyesuan jabatan. Dan sebenarnya masih banyak variasi jenis assessment karyawan yang untuk menilai kompetensi karyawan. dan tes assessment tersebut disesuaikan dengan budaya perusahaan Anda.
Salam sukses, semoga Anda dapat menilai kinerja guna penilaian dan penyesuaian jabatan di tempat kerja Anda. terima kasih dan salam sukses.

Comments
Post a Comment